Master Gendam

bulu perindu

Pantangan Bagi Seorang Pengguna Gendam Uang

Pantangan Bagi Seorang Pengguna Gendam Uang

Pantangan Bagi Seorang Pengguna Gendam Uang
Pantangan Bagi Seorang Pengguna Gendam Uang

Pantangan Bagi Seorang Pengguna Gendam Uang - Uang gaib diinginkan oleh sebagian besar orang. Alasan utamanya adalah lebih mudah mendapatkannya, bahkan dengan jumlah yang sangat besar dibandingkan hasil kerja di luar rumah.

Seseorang rela melakukan segala cara untuk mendapatkannya. Salah satunya adalah menjalankan ritual gendam uang. Namun harus diingat, ada pantangan yang harusnya dihindari.

Pantangan ini sifatnya mutlak. Penggunanya tidak boleh melanggar. Jika melanggar pantangan, ada konsekuensi yang bisa membuat pengguna gendam kesulitan dalam hidup.

Apa saja pantangan yang harus dihindari? Mari simak beberapa pantangan yang wajib dihindari oleh pelaku gendam di bawah ini!

Tidak Boleh Membelanjakan Uang Semaunya Sendiri
Uang yang didapatkan dari cara gaib memang memberikan konsekuensi bagi penggunanya. Ini harus dipertimbangkan dan dijaga. Gunanya adalah menghindari konsekuensi dari kedatangan uang gaib ini.

Pantangan ini berhubungan dengan pembelanjaan uang yang didapatkan. Penerimanya dianjurkan untuk tidak menggunakannya dengan sekehendak hati. Misalnya uang dibelanjakan untuk berfoya-foya.

Tindakan tersebut hanya akan membuat penggunanya tidak akan diberikan kesempatan untuk menikmati terlalu lama. Ibaratnya, ini adalah uang yang dititipkan pada penerimanya untuk disalurkan di berbagai hal yang maslahat.

Bila uang dibelanjakan untuk dirinya sendiri, konsekuensinya bisa sangat mahal. Pelakunya bisa menderita sakit dan lain sebagainya. Bahkan, ada yang berakibat pada kehilangan nyawa.

Menyadari akan hal ini, pilihan paling bijak adalah menggunakan uang untuk kepentingan umum. Misalnya untuk membuat tempat ibadah, membantu fakir miskin dan lain sebagainya. Sementara penerimanya bisa menggunakannya seperlunya saja.

Hanya Boleh Dilakukan Ketika Mendesak

Masalah utama dari manusia adalah keinginan untuk kaya. Untuk mendapatkannya, kebanyakan orang akan bekerja keras. Baik itu bekerja di instansi yang profitable dan lain sebagainya.
Namun ada yang keliru dalam pandangan beberapa pengguna gendam uang ini. Penggandaan uang dilakukan demi merealisasikan keinginan untuk kaya dengan cepat. Bahkan, dilakukan dengan cara yang sangat mudah, tanpa keluar keringat.

Ini adalah kekeliruan yang harus dihindari. Meskipun kenyataan telah berkali-kali berhasil melakukan ritual tersebut.

Tujuan utama dari penggandaan uang ini bukan untuk kaya dari cara tersebut. Melainkan untuk mendapatkan modal yang nantinya bisa dijadikan lahan usaha. Kemudian, hasilnya bisa dinikmati secukupnya, dan dibagikan sebagai bagian dari konsekuensi memperoleh uang gaib.

Nafsu untuk mendapatkan uang banyak dengan cara tersebut hanya akan membuat kesulitan dalam hidup. Uang yang dimilikinya bisa saja hanya digunakan untuk sarana untuk mengobati penyakit. Artinya, uang tidak bermanfaat bagi banyak orang.

Lalu apa artinya memiliki uang jika kondisi kesehatan tidak terjaga. Pastinya, uang bukanlah segalanya. Namun kesehatan dan kenikmatan adalah hal berharga, dan ini bisa didapatkan dari membantu sesama.

Tidak Boleh Menyakiti Hati Orang Tua
Jangan pernah menyakiti hati orang tua. Ini penting dijaga. Dan ini menjadi syarat utama agar dimudahkan dalam urusan rejeki.

Buatlah hati orang tua bahagia. Contohnya adalah mematuhinya. Dengan mematuhinya, ritual yang dilakukan akan termudahkan.

Ini sangat beralasan sekali. Membahagiakan hati orang tua akan mendatangkan hati yang suci. Hati yang bersih nantinya akan menuntun penggunannya dalam merealisasikan keinginan.

Namun harus diingat bahwa uang yang didapatkan juga tidak boleh diberikan seluruhnya untuk menafkahi orang tua. Berikan seperlunya dengan perbandingan lebih kecil dari pada yang diberikan pada orang lain.

Selain menjaga kebahagiaan orang tua, rajinlah untuk menjaga kesucian diri. Entah itu berwudlu, tidak menyakiti hati orang lain dan lain sebagainya. 

Intinya, hilangkan nafsu untuk mendapatkan kekayaan pribadi. Kemudian, jagalah silaturrahmi dengan orang-orang. Dan belanjakan uang dengan bijak agar terhindar dari konsekuensi tidak menyenangkan lantaran melakukan gendam tersebut.

Subscribe to receive free email updates: